
 null,
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "No.",
  "Column2": "Indikator",
  "Column3": "Definisi Operasional",
  "Column4": "Realisasi"
 },
 {
  "Column4": 2023,
  "Column5": 2024
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.2 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengurangi setidaknya setengah proporsi laki-laki, perempuan dan anak-anak dari semua usia, yang hidup dalam kemiskinan di semua dimensi, sesuai dengan definisi nasional.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.2.1* ",
  "Column2": "Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, menurut jenis kelamin dan kelompok umur.",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan pada waktu tertentu dibagi dengan jumlah penduduk seluruhnya pada periode waktu yang sama dinyatakan dalam satuan persen (%)",
  "Column4": "2,27",
  "Column5": "2,33"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.2.2* ",
  "Column2": "Persentase laki-laki, perempuan dan anak-anak dari semua usia, yang hidup dalam kemiskinan dalam berbagai dimensi, sesuai dengan definisi nasional",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.2.2*.#1.1 ",
  "Column2": "Imunisasi Dasar",
  "Column3": "Persentase imunisasi dasar pada penduduk usia 12 - 23 bulan, terjadi deprivasi jika ada penduduk usia 12-23 tahun yang tidak mendapatkan imunisasi dasar.",
  "Column4": "49,3",
  "Column5": "42,8"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.2.2*.#3.2 ",
  "Column2": "Air Minum",
  "Column3": "Persentase rumah tangga tanpa akses pada air minum bersih, terjadi deprivasi jika rumah tangga tanpa akses pada air minum bersih atau air bersih yang dapat diperoleh tidak lebih dari 30 menit jalan kaki dari rumah.",
  "Column4": "96,21",
  "Column5": "96,21"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.2.2*.#3.3 ",
  "Column2": "Sanitasi",
  "Column3": "Persentase rumah tangga tidak mempunyai WC layak, terjadi deprivasi jika jika rumah tangga tidak mempunyai WC layak atau menggunakan WC bersama.",
  "Column4": "19,16",
  "Column5": "19,13"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.4 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menjamin bahwa semua laki-laki dan perempuan, khususnya masyarakat miskin dan rentan, memiliki hak yang sama terhadap sumber daya ekonomi, serta akses terhadap pelayanan dasar, kepemilikan dan kontrol atas tanah dan bentuk kepemilikan lain, warisan, sumber daya alam, teknologi baru, dan jasa keuangan yang tepat, termasuk keuangan mikro.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.4.2* ",
  "Column2": "Proporsi dari penduduk dewasa yang mendapatkan hak atas tanah yang didasari oleh dokumen hukum dan yang memiliki hak atas tanah berdasarkan jenis kelamin dan tipe kepemilikan (Rumah Milik)",
  "Column3": "Proporsi rumah tangga dengan Rumah Hak Milik adalah jumlah rumah tangga menghuni rumah milik sendiri dibagi dengan jumlah rumah tangga pada periode yang sama dikalikan seratus.",
  "Column4": "71,78",
  "Column5": "71,69"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.4.1* ",
  "Column2": "Proporsi penduduk\/rumah tangga dengan akses terhadap pelayanan dasar:",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.4.1*.2 ",
  "Column2": "akses layanan air minum",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang mempunyai akses pada air minum yang bersumber dari PAM, mata air, sumur bor, sumur galian yang terlindung yang dialirkan dengan pipa. Mata air dan sumur bor\/galian tersebut harus berjarak lebih > 10 meter dari tempat pembuangan limbah dan tangki septik.",
  "Column4": "24,18",
  "Column5": "20,16"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.4.1*.3 ",
  "Column2": "aksess layanan sanitasi dasar",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang mempunyai akses pada jamban leher angsa yang berfungsi dengan pembuangan limbah tangki septik. Jamban yang digunakan merupakan jamban yang hanya digunakan oleh rumah tangga sendiri.",
  "Column4": "90,17",
  "Column5": "91,24"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "1.4.1*.7 ",
  "Column2": "akses fasilitas penyehatan dasar",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang bertempat tinggal di satuan wilayah (desa) yang mempunyai fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.",
  "Column4": "91,17",
  "Column5": "91,29"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.2 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menghilangkan segala bentuk kekurangan gizi, termasuk pada tahun 2025 mencapai target yang disepakati secara internasional untuk anak pendek dan kurus di bawah usia 5 tahun, dan memenuhi kebutuhan gizi remaja perempuan, ibu hamil dan menyusui, serta manula.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.2.1* ",
  "Column2": "Prevalensi stunting (pendek dan sangat pendek) pada anak di bawah lima tahun\/balita.",
  "Column3": "Jumlah anak balita pendek pada waktu tertentu dibagi dengan jumlah anak balita pada waktu yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": "19,5",
  "Column5": "17,1"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.2.2* ",
  "Column2": "Prevalensi wasting (berat badan\/tinggi badan) anak pada usia kurang dari 5 tahun, berdasarkan tipe.",
  "Column3": "Wasting (kurus) adalah kondisi kurang gizi akut yang diukur berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB\/TB) dibandingkan dengan menggunakan standar WHO 2005 digunakan pada balita. Jumlah anak balita yang menderita kurus dan sangat kurus dibagi dengan jumlah anak balita dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": "2,9",
  "Column5": "4,9"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2. ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menjamin sistem produksi pangan yang berkelanjutan dan menerapkan praktek pertanian tangguh yang meningkatkan produksi dan produktivitas, membantu menjaga ekosistem, memperkuat kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim, cuaca ekstrim, kekeringan, banjir, dan bencana lainnya, serta secara progresif memperbaiki kualitas tanah dan lahan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.4.1.(a) ",
  "Column2": "Luas LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan)",
  "Column3": "Proporsi luas lahan pertanian yang ditetapkan sebagai kawasan pertanian pangan berkelanjutan adalah luas lahan  dan cadangan lahan yang ditetapkan sebagai kawasan pertanian pangan berkelanjutan dibagi dengan luas pertanian pangan di suatu wilayah, dinyatakan dalam persen.",
  "Column4": "77,25",
  "Column5": "77,25"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 13 (2.1) ",
  "Column2": "Luas lahan urban farming",
  "Column3": "Urban farming merupakan usaha pertanian di perkotaan dengan memanfaatkan lahan-lahan terbuka dengan luas rerata 5-50 m2 yang ada di sekitar masyarakat. Komoditas yang umum ditanam adalah tanaman yang berumur pendek seperti aneka sayuran daun dan buah, tanaman obat serta tanaman hias.",
  "Column4": 5,
  "Column5": 4
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.C ",
  "Column2": "Mengadopsi langkah-langkah untuk menjamin berfungsinya pasar komoditas pangan serta turunannya dengan tepat, dan memfasilitasi pada waktu yang tepat akses terhadap informasi pasar, termasuk informasi cadangan pangan, untuk membantu membatasi volatilitas harga pangan yang ekstrim.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.c.1* ",
  "Column2": "Indikator Anomali Harga Pangan",
  "Column3": "IAHP adalah selisih normal (deviasi) antara tingkat pertumbuhan majemuk dari harga-harga pangan terhadap rata-rata historis nilai tenganya dalam jangka waktu tertentu yang ditetapkan sebelumnya. Berdasarkan nilai IAHP karakteristik pergerakan harga dikelompokkan menurut penyimpangan standar deviasi terhadap historis nilai tengahnya dalam jangka waktu tertentu yang ditetapkan sebelumnya. Secara matematis IFPA untuk tahun tertentu y dalam bulan t dihitung sebagai jumlah tertimbang dari indikator triwulanan dari anomali harga makanan (QIFPAyt), dan indikator tahunan dalam persamaan 1.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.1 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menghilangkan kelaparan dan menjamin akses bagi\nsemua orang, khususnya orang miskin dan mereka yang berada dalam\nkondisi rentan, termasuk bayi, terhadap makanan yang aman, bergizi,\ndan cukup sepanjang tahun.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "2.1.1* ",
  "Column2": "Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Prevalence of Undernourishment).",
  "Column3": "Dalam mengukur PoU memperhitungkan 4 empat parameter yaitu (1) Dietary Energy Consumption\/ DEC, (2) Coefficient of Variation\/CV, dan (3) Skewness yang ketiganya menggambarkan distribusi tingkat konsumsi energi biasanya dari suatu populasi, serta (4) Minimum Dietary Energy Requirement\/MDER yang menentukan batas terendah dari kisaran kebutuhan energi normal rata-rata individu. Dinyatakan dalam satuan persen (%)",
  "Column4": "8,76",
  "Column5": "8,19"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.1. ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengurangi rasio angka kematian ibu hingga kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.1.1* ",
  "Column2": "Angka Kematian Ibu (AKI).",
  "Column3": "Jumlah kematian ibu yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan masa nifas yang tercatat atau hasil estimasi pada tahun tertentu dibagi jumlah kelahiran hidup pada periode yang sama dan dikali 100.000.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 2
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.4. ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengurangi hingga sepertiga angka kematian dini akibat penyakit tidak menular, melalui pencegahan dan pengobatan, serta meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.4.2* ",
  "Column2": "Kematian Akibat Bunuh Diri (Incident Rate)",
  "Column3": "Data kematian berasal dari sistem regitrasi vital yang berkualitas termasuk informasi tentang penyebab kematian. Rumus: Jumlah kasus kematian akibat bunuh diri Indikator 3.4.2 = Total Populasi pada periode yang sama",
  "Column4": 0,
  "Column5": "Tidak ada data"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.C ",
  "Column2": "Meningkatkan secara signifikan pembiayaan kesehatan dan rekrutmen, pengembangan, pelatihan, dan retensi tenaga kesehatan di negara berkembang, khususnya negara kurang berkembang, dan negara berkembang pulau kecil.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.C.1* ",
  "Column2": "Kepadatan dan distribusi tenaga kesehatan.",
  "Column3": "Jumlah tenaga kerja Kesehatan menurut jenis dibagi dengan jumlah penduduk kota pada tahun pelaporan kemudian di kali 1.000.",
  "Column4": "6,09",
  "Column5": "6,08"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.8. ",
  "Column2": "Mencapai cakupan kesehatan universal, termasuk perlindungan risiko keuangan, akses terhadap pelayanan kesehatan dasar yang baik, dan akses terhadap obat-obatan dan vaksin dasar yang aman, efektif, berkualitas, dan terjangkau bagi semua orang.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.8.2.(a) ",
  "Column2": "Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang mendapat perlindungan kesejahteraan (JKN) dibagi jumlah penduduk seluruhnya pada periode yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": "99,23",
  "Column5": "99,27"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.a. ",
  "Column2": "Memperkuat pelaksanaan the Framework Convention on Tobacco Control WHO di seluruh negara sebagai langkah yang tepat",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.a.1* ",
  "Column2": "Persentase merokok pada penduduk umur &ge;15 tahun",
  "Column3": "Jumlah penduduk umur &ge; 15 tahun yang merokok selama sebulan terakhir dibagi jumlah penduduk umur &ge; 15 tahun dan dikalikan 100%.",
  "Column4": "31,47",
  "Column5": "31,08"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.1. ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengakhiri kematian bayi baru lahir dan balita yang dapat dicegah, dengan seluruh negara berusaha menurunkan Angka Kematian Neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 KH (Kelahiran Hidup) dan Angka Kematian Balita 25 per 1.000",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.1.2* ",
  "Column2": "Proporsi perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkan terakhirnya (a) ditolong oleh tenaga kesehatan; (b) di fasilitas Kesehatan",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.1.2*.1 ",
  "Column2": "Ditolong tenaga kesehatan",
  "Column3": "Jumlah perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang pernah melahirkan anak lahir hidup dalam dua tahun terakhir dan proses melahirkan terakhirnya ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih (memiliki kompetensi kebidanan) dibagi jumlah perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang pernah melahirkan pada periode waktu yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.1.2*.2 ",
  "Column2": "Di fasilitas kesehatan",
  "Column3": "Jumlah perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang pernah melahirkan anak lahir hidup dalam dua tahun terakhir dan proses melahirkan terakhirnya di fasilitas kesehatan dibagi jumlah perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang pernah melahirkan pada periode waktu yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": "99,16",
  "Column5": "99,47"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.2.1* ",
  "Column2": "Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang meninggal pada umur <1 tahun pada waktu tertentu dibagi jumlah kelahiran hidup pada periode waktu yang sama dan dikali 1.000.",
  "Column4": 0,
  "Column5": "14,7"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.3. ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengakhiri epidemi AIDS, tuberkulosis, malaria, dan penyakit tropis yang terabaikan, dan memerangi hepatitis, penyakit bersumber air, serta penyakit menular lainnya.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.3.3* ",
  "Column2": "Kejadian Malaria per 1.000 orang",
  "Column3": "Jumlah kasus malaria positif dibagi jumlah penduduk berisiko pada periode waktu yang sama dikali 1.000 penduduk.",
  "Column4": 0,
  "Column5": "Tidak ada data"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.3.5*.b ",
  "Column2": "Jumlah orang yang memerlukan intervensi terhadap penyakit tropis yang terabaikan: Proporsi kasus kusta yang ditemukan dan diobati",
  "Column3": "Jumlah kasus baru tanpa cacat yang ditemukan dan diobati dibagi semua kasus baru kusta yang diobati dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": 0,
  "Column5": "Tidak ada data"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.6. ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengurangi separuh jumlah kematian dan cedera akibat kecelakaan lalu lintas.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "3.6.1 ",
  "Column2": "Kematian Akibat Kecelakaan Lalu Lintas",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada kurun waktu tertentu dibagi dengan jumlah penduduk pada periode waktu yang sama dan dikali 100.000.",
  "Column4": 0,
  "Column5": "Tidak ada data"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.5 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menghilangkan disparitas gender dalam pendidikan, dan menjamin akses yang sama untuk semua tingkat pendidikan dan pelatihan kejuruan, bagi masyarakat rentan termasuk penyandang cacat, masyarakat penduduk asli, dan anak-anak dalam kondisi rentan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.5 ",
  "Column2": "Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD\/sederajat",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.5.1*.1 ",
  "Column2": "Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD\/sederajat: perempuan\/laki-laki",
  "Column3": "Rasio APM-SD\/sederajat dihitung antara perempuan\/ laki laki",
  "Column4": "100,46",
  "Column5": "99,94"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.A.1.2 ",
  "Column2": "Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD\/sederajat: kuintil terbawah\/teratas",
  "Column3": "Rasio APM-SD\/sederajat dihitung antara kuintil terbawah\/ teratas",
  "Column4": "97,17",
  "Column5": "96,59"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.5 ",
  "Column2": "Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK)",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.5.1*.5.2 ",
  "Column2": "Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMA\/sederajat: perempuan\/laki-laki",
  "Column3": "Jumlah Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada setiap jenjang pendidikan SMA\/sederajat yang dibagi untuk perempuan\/laki-laki dinyatakan dalam satuan persen (%)",
  "Column4": "96,14",
  "Column5": "126,18"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.5.1*.5.1 ",
  "Column2": "Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP\/sederajat: perempuan\/laki-laki",
  "Column3": "Jumlah Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada setiap jenjang pendidikan SMP\/sederajat yang dibagi perempuan\/laki-laki, dinyatakan dalam satuan persen (%)",
  "Column4": 103,
  "Column5": "101,65"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.6 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menjamin bahwa semua remaja dan proporsi kelompok dewasa tertentu, baik laki-laki maupun perempuan, memiliki kemampuan literasi dan numerasi.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.6.1.(a) ",
  "Column2": "Persentase angka melek aksara penduduk umur &ge;15 tahun.",
  "Column3": "Banyaknya penduduk umur lebih besar sama dengan 15 tahun yang melek huruf dibagi jumlah penduduk umur lebih besar sama dengan 15 tahun dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": "99,46",
  "Column5": "99,72"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.a ",
  "Column2": "Membangun dan meningkatkan fasilitas pendidikan yang ramah anak, ramah penyandang cacat dan gender, serta menyediakan lingkungan belajar yang aman, anti kekerasan, inklusif dan efektif bagi semua.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.a.1* ",
  "Column2": "Proporsi Akses Sekolah",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.a.1*.23.1 ",
  "Column2": "listrik",
  "Column3": "Jumlah sekolah yang menyediakan akses listrik per total sekolah tingkat SMP dan SMA\/SMK\/setara",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.a.1*.23.2 ",
  "Column2": "internet untuk tujuan pengajaran",
  "Column3": "Jumlah sekolah yang menyediakan akses internet untuk tujuan pengajaran per total sekolah tingkat SMP dan SMA\/SMK\/setara",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.a.1*.23.3 ",
  "Column2": "komputer untuk tujuan pengajaran",
  "Column3": "Jumlah sekolah yang menyediakan akses komputer untuk tujuan pengajaran per total sekolah tingkat SMP dan SMA\/SMK\/setara",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.a.1*.23.4 ",
  "Column2": "fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin",
  "Column3": "Jumlah sekolah yang menyediakan fasilitas sanitasi per total sekolah tingkat SMP dan SMA\/SMK\/setara",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.a.1*.23.5 ",
  "Column2": "fasilitas cuci tangan (terdiri dari air, sanitasi dan higenis bagi semua ) \/ WASH",
  "Column3": "Jumlah sekolah yang menyediakan fasilitas cuci tangan (terdiri dari air, sanitasi dan higenis bagi semua ) \/ WASH per total sekolah tingkat SMP dan SMA\/SMK\/setara",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.c ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, secara signifikan meningkatkan pasokan guru yang berkualitas, termasuk melalui kerjasama internasional dalam pelatihan guru di negara berkembang, terutama negara kurang berkembang, dan negara berkembang kepulauan kecil.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.c.1* ",
  "Column2": "Persentase guru yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan standar nasional menurut jenjang pendidikan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.c.1*.1.1 ",
  "Column2": "SD",
  "Column3": "Jumlah guru SD yang terkualifikasi per jumlah guru SD yang mengajar, dinyatakan dalam satuan persen (%)",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.c.1*.1.2 ",
  "Column2": "SMP",
  "Column3": "Jumlah guru SMP yang terkualifikasi per jumlah guru SMP yang mengajar,dinyatakan dalam satuan persen (%)",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.4. ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, meningkatkan secara signifikan jumlah pemuda dan orang dewasa yang memiliki keterampilan yang relevan, termasuk keterampilan teknik dan kejuruan, untuk pekerjaan, pekerjaan yang layak dan kewirausahaan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "4.4.1.(a) ",
  "Column2": "Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan dewasa (usia 15-59 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)",
  "Column3": "Jumlah penduduk dewasa (umur 15-59 tahun) yang mengakses internet dalam tiga bulan terakhir dibagi dengan jumlah penduduk dewasa (umur 15-59 tahun) dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-7 (5) ",
  "Column2": "Jumlah perekrutan pegawai baru selama periode pelaporan, berdasarkan:",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-7 (5.1) ",
  "Column2": "Rasio Gender Pegawai Pemda yg baru ditempatkan pada tahun pelaporan",
  "Column3": "\"Persentase pegawai Pemda baru gender perempuan per total pegawai Pemda baru ditempatkan pada tahun pelaporan.\nfungsi indikator ini adalah untuk menggambarkan komposisi gender, nanti jadi basis untuk pemerintah pusat\"",
  "Column4": "Keterwakilan Perempuan < 40% atau > 60%"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-7 (5.2) ",
  "Column2": "Jumlah pegawai baru yang termasuk kelompok rentan yang ditempatkan di PEMDA pada tahun pelaporan",
  "Column3": "\"Persentase kelompok disabilitas yang baru direkrut terhadap total pegawai Pemda baru di rekrut pada tahun pelaporan\nfungsi: menggambarkan kelompok rentan, nanti jadi basis untuk pemerintah pusat\nperlu didiskusikan: definisi kelompok rentan (ditentukan oleh pusat)\"",
  "Column4": "Pegawai dengan disabilitas < 2%"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "5.b ",
  "Column2": "Meningkatkan penggunaan teknologi yang memampukan,khususnya teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "5.b.1* ",
  "Column2": "Proporsi individu yang menguasai\/ memiliki telepon genggam.",
  "Column3": "Proporsi individu yang memiliki telepon genggam diperoleh dengan cara membagi jumlah individu yang menguasai\/memiliki telepon genggam dengan jumlah penduduk pada periode yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.1 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mencapai akses universal dan merata terhadap air minum yang aman dan terjangkau bagi semua.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.1.1* ",
  "Column2": "Persentase rumah tangga yang menggunakan layanan air minum yang dikelola secara aman.",
  "Column3": "Jumlah rumah tangga yang memiliki akses terhadap pelayanan air minum yang dikelola secara aman pada waktu tertentu dibagi dengan jumlah rumah tangga seluruhnya pada periode yang sama dinyatakan dalam satuan persen (%).",
  "Column4": "96,21",
  "Column5": "96,21"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.2 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mencapai akses terhadap sanitasi dan kebersihan yang memadai dan merata bagi semua, dan menghentikan praktik buang air besar sembarangan di tempat terbuka, memberikan perhatian khusus pada kebutuhan kaum perempuan, serta kelompok masyarakat rentan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.2.1* ",
  "Column2": "Persentase rumah tangga yang menggunakan",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.2.1*.(a) ",
  "Column2": "Layanan Sanitasi yang Dikelola Secara Aman",
  "Column3": "Persentase rumah tangga yang memiliki akses Persentase penduduk yang menggunakan layanan sanitasi yang dikelola dengan aman dihitung dengan menggabungkan data tentang proporsi penduduk yang menggunakan berbagai jenis fasilitas sanitasi dasar dengan perkiraan proporsi limbah tinja yang dibuang secara aman di tempat atau diolah di luar lokasi.",
  "Column4": "87,30",
  "Column5": "88,32"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.2.1*.(b) ",
  "Column2": "Fasilitas Cuci Tangan dengan Air Mengalir dan Sabun",
  "Column3": "Persentase rumah tangga yang memiliki fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air adalah perbandingan antara banyaknya rumah tangga yang memiliki fasilitas mencuci tangan menggunakan sabun dengan jumlah rumah tangga seluruhnya.",
  "Column4": "91,17",
  "Column5": "91,3"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.2.1*.(c) ",
  "Column2": "Masih Mempraktikan Buang Air Besar Sembarangan di Tempat Terbuka",
  "Column3": "Persentase rumah tangga yang melakukan praktik BABS di tempat terbuka adalah banyaknya rumah tangga yang masih melakukan praktik BABS di tempat terbuka dibagi dengan jumlah rumah tangga seluruhnya.",
  "Column4": "0,07",
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.3 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan pembuangan, dan meminimalkan pelepasan material dan bahan kimia berbahaya, mengurangi setengah proporsi air limbah yang tidak diolah, dan secara signifikan meningkatkan daur ulang, serta penggunaan kembali barang daur ulang yang aman secara global.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "6.3.1.(a) ",
  "Column2": "Persentase limbah cair industri yang dikelola secara aman",
  "Column3": "\"Jumlah limbah cair industri yang dikelola per total keseluruhan limbah cair industri\nInfo tambahan: perusahaan besar sebagai prioritas\nBerdasarkan pendapatan dan aset (ikut definisi UKM Permen Koperasi 2\/2021), UU 20\/2008 tentang UKM, utk perusahaan besar berarti di atas nilai tersebut asetnya\naset menengah 500 jt - 10 M\nomzet 2,5 - 50 M\ndi atas nilai tersebut masuk besar\"",
  "Column4": "92,97",
  "Column5": "92,97"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 302-4 (7) ",
  "Column2": "Jumlah konsumsi energi dari daerah yang dicapai, dalam liter atau kwH",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 302-4 (7.1) ",
  "Column2": "ada upaya efisiensi energi dari operasional kota dan kabupaten",
  "Column3": "Upaya efisiensi energi dari operasional kota dan kabupaten adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi penggunaan energi dari kegiatan harian kota. Kegiatan upaya efisiensi yang dilakukan dapat berupa training penghematan penggunaan energi listrik \/ bahan bakar dan sosialisasi mengenai penghematan penggunaan energi listrik \/ bahan bakar.",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 302-4 (7.2) ",
  "Column2": "ada sistem monitoring dan evaluasi untuk melacak keberhasilan upaya efisiensi energi",
  "Column3": "Sistem monitoring dan evaluasi menjelaskan kegiatan yang dilakukan untuk mengawasi dan melakukan penilaian terkait keberhasilan pengurangan penggunaan energi.  Informasi terkait pelaporan internal atau notulensi rapat evaluasi efisiensi energi menjadi contoh dari kegiatan efisiensi energi.",
  "Column4": "Ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 302-4 (7.3) ",
  "Column2": "capaian keberhasilan efisiensi energi",
  "Column3": "Persentase dari selisih pemakaian energi tahun 2024 ke 2023 terhadap pemakaian tahun 2024",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 302-1 (7) ",
  "Column2": "Konsumsi energi - terbarukan",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 302-1 (7.1) ",
  "Column2": "% bauran energi terbarukan dalam operasional kabupaten atau kota",
  "Column3": "Persentase penggunaan energi terbarukan terhadap total konsumsi energi dalam operasional gedung perkantoran PEMDA",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 302-1 (7.2) ",
  "Column2": "% bauran energi bersih-terbarukan dalam operasional transportasi kabupaten atau kota",
  "Column3": "Persentase penggunaan energi bersih-terbarukan terhadap total konsumsi energi dalam operasional transportasi Pemda. Yang dimaksud dengan energi terbarukan dalam operasional transportasi adalah penggunaan mobil listrik tenaga non-fossil (tenaga surya) untuk aktivitas Pemda.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "7.1 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menjamin akses universal layanan energi yang terjangkau, andal dan modern.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "7.1.1.(a) ",
  "Column2": "Konsumsi listrik per kapita",
  "Column3": "Konsumsi Listrik per kapita (kWh\/Kapita) diperoleh dengan cara membagi total penjumlahan konsumsi energi listrik PLN dan konsumsi energi listrik non-PLN (yang terdiri dari konsumsi energi listrik pada perusahaan Private Power Utility (PPU) dan perusahaan Izin Operasi (IO)) dengan jumlah populasi penduduk pada suatu wilayah dalam periode satu tahun.",
  "Column4": "29,18",
  "Column5": "29,52"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "7.1.2.(b) ",
  "Column2": "Proporsi Rumah Tangga yang Menggunakan Gas\/LPG Sebagai Bahan Bakar Utama Untuk Memasak Terhadap Total Rumah Tangga",
  "Column3": "Proporsi rumah tangga yang menggunakan gas, sebagai bahan bakar utama untuk keperluan memasak terhadap total rumah tangga dapat dihitung dengan membagi jumlah rumah tangga yang menggunakan gas alam\/biogas\/LPG untuk keperluan memasak dengan jumlah rumah tangga secara keseluruhan.",
  "Column4": "89,15",
  "Column5": "92,46"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "8.1 ",
  "Column2": "Mempertahankan pertumbuhan ekonomi per kapita sesuai dengan kondisi nasional dan, khususnya, setidaknya 7 persen pertumbuhan produk domestik bruto per tahun di negara kurang berkembang.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "8.1.1* ",
  "Column2": "Laju pertumbuhan PDB per kapita.",
  "Column3": "Laju pertumbuhan PDB per kapita diperoleh dengan mengurangi nilai PDB per kapita pada periode ke-t terhadap nilai pada periode ke-(t-1) (tahun sebelumnya), dibagi dengan nilai pada periode ke-(t-1), dikalikan dengan 100 persen. PDB yang digunakan yaitu PDB Per kapita dengan harga konstan.",
  "Column4": "2,95",
  "Column5": "2,56"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "8.1.1.(a) ",
  "Column2": "PDB per kapita.",
  "Column3": "PDB per kapita diperoleh dengan cara membagi PDB atas dasar harga berlaku dengan jumlah penduduk pertengahan tahun tanpa batas usia.",
  "Column4": 71214,
  "Column5": 73598
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-7 (8) ",
  "Column2": "Jumlah total pegawai berdasarkan jenis kontrak ketenagakerjaan \n(harap diisi angka total pegawai per 31 Des)",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-7 (8.1) ",
  "Column2": "ASN, perempuan dan laki-laki",
  "Column3": "Total ASN perempuan dan laki-laki ditempatkan di kabupaten pada tahun pelaporan.",
  "Column4": 2416,
  "Column5": 2863
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 202-1 ",
  "Column2": "Rasio standar upah pegawai entry-level berdasarkan jenis kelamin terhadap upah minimum regional",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 202-1 (8) ",
  "Column2": "Rata-rata upah pegawai Pegawai ASN berdasarkan jenis kelamin",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 202-1 (8.1) ",
  "Column2": "Laki-laki",
  "Column3": "Total jumlah upah ASN laki-laki yang direkrut dibagi dengan total pegawai ASN laki-laki yang direkrut pada tahun pelaporan.",
  "Column4": 2063520,
  "Column5": 2228560
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 202-1 (8.2) ",
  "Column2": "Perempuan",
  "Column3": "Total jumlah upah ASN perempuan yang direkrut dibagi dengan total pegawai ASN perempuan yang direkrut pada tahun pelaporan.",
  "Column4": 2063520,
  "Column5": 2228560
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 405-1 (8) ",
  "Column2": "Keanekaragaman pegawai",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 405-1 (8.1) ",
  "Column2": "Rasio Gender Bupati atau Walikota, Wakil Bupati atau Wakil Walikota, dan Sekda",
  "Column3": "Perbandingan laki-laki dengan perempuan pada tingkat Bupati atau Walikota, Wakil Bupati atau Wakil Walikota, dan Sekda pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "2:1",
  "Column5": "3:0"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 405-1 (8.2) ",
  "Column2": "Rasio Gender Kepala Dinas",
  "Column3": "Jumlah laki-laki yang menjabat sebagai kepala dinas pada tahun pelaporan dibandingkan dengan jumlah perempuan yang menjabat sebagai kepala dinas pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "22:6",
  "Column5": "20:4"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 405-1 (8.4) ",
  "Column2": "Kelompok disabilitas",
  "Column3": "Persentase pegawai disabilitas terhadap keseluruhan pegawai Pemda",
  "Column4": 0,
  "Column5": 1
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 405-1 (8.3) ",
  "Column2": "Rasio Gender Jabatan Fungsional",
  "Column3": "Perbandingan laki-laki dengan perempuan pada tingkat Jabatan Fungsional pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "273:996",
  "Column5": "465:1516"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 403-1 (8) ",
  "Column2": "Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 403-1 (8.1) ",
  "Column2": "Organisasi memiliki sistem tunjangan, jaminan kesehatan, asuransi jiwa, prokes, pelatihan",
  "Column3": "Sistem tunjangan adalah tambahan yang diberikan di luar gaji pokok (pada indikator ini terkait keselamatan dan kesehatan kerja).",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 403-5 (8) ",
  "Column2": "Pelatihan pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 403-5 (8.1) ",
  "Column2": "Ada pelatihan simulasi keadaan gawat darurat kepada pegawai",
  "Column3": "Keadaan gawat darurat yang dimaksud dan diberikan pelatihan kepada pegawai antara lain pelatihan penanganan kecelakaan, kebakaran (cara menggunakan APAR \/ Alat Pemadam Kebakaran), gempa, dan lain sebagainya.",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 403-7 (8) ",
  "Column2": "Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak keselamatan dan kesehatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 403-7 (8.1) ",
  "Column2": "Ada mekanisme pencegahan kecelakaan (pengecekan dan pengelolaan bangunan kantor dan alat kerja, APAR, tangga darurat)",
  "Column3": "Keadaan gawat darurat yang dimaksud dan diberikan pelatihan kepada pegawai antara lain pelatihan penanganan kecelakaan, kebakaran (cara menggunakan APAR \/ Alat Pemadam Kebakaran), gempa, dan lain sebagainya.",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "8.5 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, memberikan pekerjaan penuh dan produktif yang layak bagi semua wanita dan pria, termasuk bagi orang-orang muda dan penyandang disabilitas, dan upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "8.5.2* ",
  "Column2": "Tingkat Pengangguran Terbuka",
  "Column3": "Tingkat pengangguran terbuka diperoleh dengan cara membagi penduduk yang termasuk dalam kategori pengangguran dengan jumlah angkatan kerja dikali dengan 100 persen",
  "Column4": "4,98",
  "Column5": "5,55"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "9.1 ",
  "Column2": "Mengembangkan infrastruktur yang berkualitas, andal, berkelanjutan dan tangguh, termasuk infrastruktur regional dan lintas batas, untuk mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan manusia, dengan fokus pada akses yang terjangkau dan merata bagi semua.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "9.1.1.(a) ",
  "Column2": "Kondisi mantap jalan nasional",
  "Column3": "Panjang jalan nasional yang memenuhi kategori kondisi baik (roughness index <4)  dan sedang (roughness index <8) per total panjang jalan kota, dinyatakan dalam persen (%)",
  "Column4": "75,48",
  "Column5": "57,41"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "9.2 ",
  "Column2": "Mempromosikan industrialisasi inklusif dan berkelanjutan, dan pada tahun\n2030, secara signifikan meningkatkan proporsi industri dalam lapangan\nkerja dan produk domestik bruto, sejalan dengan kondisi nasional, dan\nmeningkatkan dua kali lipat proporsinya di negara kurang berkembang.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "9.2.1.(a) ",
  "Column2": "Pertumbuhan PDB Industri Pengolahan",
  "Column3": "Pertumbuhan PDB industri pengolahan dapat diperoleh dengan mengurangi nilai tambah industri pengolahan pada tahun ke - t terhadap nilai tambah industri pengolahan pada tahun ke t-1 (tahun sebelumnya), dibagi dengan nilai tambah industri pengolahan pada tahun ke t-1, dikalikan dengan 100 persen.persen.",
  "Column4": "5,06",
  "Column5": "3,13"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "10.1 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, secara progresif mencapai dan mempertahankan pertumbuhan pendapatan penduduk yang berada di bawah 40% dari populasi pada tingkat yang lebih tinggi dari rata-rata nasional.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "10.1.1.(f) ",
  "Column2": "Persentase penduduk miskin di daerah tertinggal.",
  "Column3": "Desa tertinggal adalah desa yang memiliki nilai IPD ( Indeks Pembangunan Desa) kurang dari atau sama dengan 50. Perhitungan didapat dari pembagian penduduk miskin di daerah tertinggal dengan penduduk di daerah tertinggal dan dikalikan 100 persen.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "10.1.1.(c) ",
  "Column2": "Jumlah Desa Tertinggal",
  "Column3": "Desa Tertinggal adalah desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar, infrastruktur, aksesibilitas\/transportasi pelayanan umum, dan penyelenggaraan pemerint3.5ahan yang masih minim. (Bappenas, Indeks Pembangunan Desa). Desa tertinggal adalah desa yang memiliki nilai IPD kurang dari atau sama dengan 50.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "10.1.1.(d) ",
  "Column2": "Jumlah Desa Mandiri",
  "Column3": "Desa Mandiri adalah desa yang mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, aksesibilitas\/transportasi yang tidak sulit, pelayanan umum yang bagus, serta penyelenggaraan pemerintahan yang sudah sangat baik. Desa Mandiri adalah desa yang memiliki nilai Indeks Pembangunan Desa (IPD) lebih dari 75.",
  "Column4": 5,
  "Column5": 7
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "10.1.1.(a) ",
  "Column2": "Rasio Gini",
  "Column3": "Indeks Gini atau Rasio Gini merupakan indikator yang menunjukkan tingkat ketimpangan pengeluaran secara menyeluruh. Nilai Rasio Gini berkisar antara 0 hingga 1. Nilai Rasio Gini yang semakin mendekati 1 mengindikasikan tingkat ketimpangan yang semakin tinggi.",
  "Column4": "0,308",
  "Column5": "0,299"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "10.1 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengurangi setidaknya setengah proporsi laki-laki, perempuan dan anak-anak dari semua usia, yang hidup dalam kemiskinan di semua dimensi, sesuai dengan definisi nasional.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "10.1.1.(b) ",
  "Column2": "Persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional, menurut jenis kelamin dan kelompok umur.",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan pada waktu tertentu dibagi dengan jumlah penduduk seluruhnya pada periode waktu yang sama dinyatakan dalam satuan persen (%)",
  "Column4": "2,27",
  "Column5": "2,33"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.1 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menjamin akses bagi semua terhadap perumahan yang layak, aman, terjangkau, dan pelayanan dasar, serta menata kawasan kumuh.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.1.1.(a) ",
  "Column2": "Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau",
  "Column3": "Jumlah rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau dibagi dengan jumlah rumah tangga secara keseluruhan dikali dengan seratus, dinyatakan dengan satuan persen (%).",
  "Column4": "75,35",
  "Column5": "76,72"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.1.1.(a).1 ",
  "Column2": "Proporsi populasi penduduk daerah yang tinggal di daerah kumuh, permukiman liar atau rumah yang tidak layak.",
  "Column3": "Total luas kawasan kumuh dibagi dengan total luas daerah keseluruhan pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "49,45",
  "Column5": "18,40"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.2 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menyediakan akses terhadap sistem transportasi yang aman, terjangkau, mudah diakses dan berkelanjutan untuk semua, meningkatkan keselamatan lalu lintas, terutama dengan memperluas jangkauan transportasi umum, dengan memberi perhatian khusus pada kebutuhan mereka yang berada dalam situasi rentan, perempuan, anak, penyandang difabilitas dan orang tua.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.2.1.(b) ",
  "Column2": "Persentase penduduk terlayani transportasi umum",
  "Column3": "Jumlah penduduk yang menggunakan transportasi umum per jumlah penduduk wilayah yang dilayani.\nTransportasi umum yang dimasukkan ke dalam perhitungan adalah data yang tercatat, dapat menggunakan estimasi. \nJenis transportasi yang dapat dimasukkan dalam perhitungan: angkutan kota (minibus, buskota).\nuntuk KRL dan online dapat dikeluarkan dari perhitungan karena kemungkinan tidak ada datanya.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.2 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, mengurangi dampak lingkungan per daerah per kapita yang merugikan, termasuk dengan memberi perhatian khusus pada kualitas udara, termasuk penanganan sampah kabupaten.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.1.1 ",
  "Column2": "Indeks Kualitas Udara",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (11.1.1) ",
  "Column2": "Jumlah partikel kualitas udara SO2 (ppm)",
  "Column3": "Jumlah partikel kualitas udara SO2 (ppm). Mengikuti metode yang digunakan KLHK yang sudah berjalan sampai saat ini.",
  "Column4": "8,44",
  "Column5": "6,05"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (11.1.2) ",
  "Column2": "Jumlah partikel kualitas udara NO2 (ppm)",
  "Column3": "Jumlah partikel kualitas udara NO2 (ppm). Mengikuti metode yang digunakan KLHK yang sudah berjalan sampai saat ini.",
  "Column4": "5,81",
  "Column5": "5,9"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (11.1.3) ",
  "Column2": "Jumlah partikel kualitas udara O3 ( &micro;g\/m3)",
  "Column3": "Jumlah partikel kualitas udara O3 (?g\/m3). Mengikuti metode yang digunakan KLHK yang sudah berjalan sampai saat ini.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.2 ",
  "Column2": "Persentase sampah daerah yang terkelola",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (11.2.1) ",
  "Column2": "Persentase Sampah Daerah Yang Terkelola",
  "Column3": "Jumlah sampah daerah yang terkelola (dibuang sesuai dengan alur penanganan sampah mulai dari TPS sampai ke TPA) per total sampah  dihasilkan (baik yang terkelola dengan yang tidak terkelola)",
  "Column4": "98,64",
  "Column5": "99,25"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (11.2.2) ",
  "Column2": "Jumlah inisiatif bank sampah",
  "Column3": "Jumlah bank sampah yang dikelola baik oleh pemerintah, swasta, maupun perorangan di suatu daerah pada tahun pelaporan",
  "Column4": 10,
  "Column5": 10
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (11.3) ",
  "Column2": "Rata-rata tahunan materi partikulat halus PM 10",
  "Column3": "Rerata partikulat halus PM 10 pada tahun pelapoaran.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.7 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, menyediakan ruang publik dan ruang terbuka hijau yang aman, inklusif dan mudah dijangkau terutama untuk perempuan dan anak, manula dan penyandang difabilitas.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.7.1 ",
  "Column2": "Proporsi ruang terbuka perkotaan untuk semua, menurut kelompok usia, jenis kelamin dan penyandang disabilitas.",
  "Column3": "Total luasan RTH, RTNH, serta jalan dibandingkan luas lahan terbangun di kawasan perkotaan di Kabupaten dinyatakan dalam bentuk persentase.",
  "Column4": "6,40",
  "Column5": "44,8"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.b.1* ",
  "Column2": "Pada tahun 2020, meningkatkan secara substansial jumlah kota dan permukiman yang mengadopsi dan mengimplementasi kebijakan dan perencanaan yang terintegrasi tentang penyertaan, efisiensi sumber daya, mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim, ketahanan terhadap bencana, serta mengembangkan dan mengimplementasikan penanganan holistik risiko bencana di semua lini, sesuai dengan the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.b.1* ",
  "Column2": "Rencana dan implementasi  strategi nasional penanggulangan bencana yang selaras dengan the Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030",
  "Column3": "Indikator telah tercapai melalui tersedianya dokumen strategi penanggulangan bencana tingkat nasional (RIPB, Renas PB, dan\/ atau RAN API) yang telah disahkan saat dilakukan pengumpulan data, menjadi indikasi adanya kebijakan dan strategi, serta rencana aksi yang melandasi implementasi penanggulangan bencana di tingkat nasional pada tahun berjalan.",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.4 ",
  "Column2": "Mempromosikan dan menjaga warisan budaya dunia dan warisan alam dunia.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.4.1.(a) ",
  "Column2": "Total pengeluaran per kapita yang diperuntukan untuk preservasi, perlindungan, konservasi pada semua warisan budaya dan alam (non-PPP) .",
  "Column3": "Total anggaran untuk preservasi, perlindungan, konservasi warisan budaya dan alam perkapita adalah jumlah semua anggaran yang diperuntukan untuk preservasi, perlindungan, serta konservasi warisan budaya termasuk (warisan budaya benda dan tak benda) dan warisan alam dibandingkan jumlah total penduduk.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.5 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, secara signifikan mengurangi jumlah kematian dan jumlah orang terdampak, dan secara substansial mengurangi kerugian ekonomi relatif terhadap PDB global yang disebabkan oleh bencana, dengan fokus melindungi orang miskin dan orangorang dalam situasi rentan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "11.5.1* ",
  "Column2": "Jumlah korban meninggal, hilang dan terkena dampak bencana per 100.000 orang",
  "Column3": "Jumlah korban meninggal akibat bencana dibagi dengan jumlah penduduk yang dikali seratus ribu dan dinyatakan dengan satuan orang.",
  "Column4": 3,
  "Column5": 8
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "12.1 ",
  "Column2": "Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal (adaptasi dari green procurement dan budget tagging)",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 204-1 (12.1) ",
  "Column2": "Kebijakan green procurement",
  "Column3": "Ada\/tidak, disertai dengan contohnya (attachment)",
  "Column4": "Tidak Ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 204-1 (12.2) ",
  "Column2": "Person in charge dari kebijakan green procurement",
  "Column3": "Person in charge adalah orang yang bertanggung jawab dalam praktik pengadaan hijau (green procurement).",
  "Column4": "Tidak Ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 204-1 (12.3) ",
  "Column2": "Proporsi anggaran pengadaan untuk green procurement (rata-rata seluruh kantor dinas\/ APBD)\n(produk berlabel hijau - misal gedung tersertifikasi hijau, souvenir eco-label, catering makanan organik)",
  "Column3": "Jumlah anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan green procurement dibagi dengan total anggaran pemda pada tahun pelaporan.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 204-1 (12.4) ",
  "Column2": "Proporsi anggaran pengadaan untuk  para pemasok lokal di tingkat UMKM \n*Kategori UMKM menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008",
  "Column3": "Jumlah anggaran pengadaan yang dialokasikan untuk pemasok lokal (UMKM) dibagi dengan total anggaran pemda pada tahun pelaporan.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "13.1 ",
  "Column2": "Memperkuat kapasitas ketahanan dan adaptasi terhadap bahaya terkait iklim dan bencana alam di semua negara",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "13.1.1.(a) ",
  "Column2": "Jumlah korban meninggal, hilang dan terkena dampak langsung bencana per 100.000 orang",
  "Column3": "Jumlah korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi dibagi dengan jumlah penduduk dikali seratus ribu dan dinyatakan dengan satuan orang.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "13.2 ",
  "Column2": "Mengintegrasikan tindakan antisipasi perubahan iklim ke dalam kebijakan, strategi dan perencanaan nasional",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (13.2.1) ",
  "Column2": "Jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) per tahun",
  "Column3": "Jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) per jumlah penduduk",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "13.2.2 ",
  "Column2": "Potensi penurunan emisi gas rumah kaca (GRK)",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (13.2.2.1) ",
  "Column2": "Energi",
  "Column3": "Terdapat kebijakan dan pelaksanaan potensi penuruan emisi gas rumah kaca (GRK)",
  "Column4": "tidak terdapat kebijakan"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (13.2.2.2) ",
  "Column2": "Limbah",
  "Column3": "Terdapat kebijakan dan pelaksanaan potensi penuruan emisi gas rumah kaca (GRK)",
  "Column4": "tidak terdapat kebijakan"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (13.2.2.3) ",
  "Column2": "Proses Industri dan Penggunaan Produk (Industrial Processes and Product Use, IPPU)",
  "Column3": "Terdapat kebijakan dan pelaksanaan potensi penuruan emisi gas rumah kaca (GRK)",
  "Column4": "tidak terdapat kebijakan"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (13.2.2.4) ",
  "Column2": "Pertanian",
  "Column3": "Terdapat kebijakan dan pelaksanaan potensi penuruan emisi gas rumah kaca (GRK)",
  "Column4": "tidak terdapat kebijakan"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "CDP (13.2.2.5) ",
  "Column2": "Kehutanan",
  "Column3": "Terdapat kebijakan dan pelaksanaan potensi penuruan emisi gas rumah kaca (GRK)",
  "Column4": "tidak terdapat kebijakan"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "14.5 ",
  "Column2": "Melestarikan setidaknya 10 persen dari wilayah pesisir dan laut, konsisten dengan hukum nasional dan internasional dan berdasarkan informasi ilmiah terbaik yang tersedia pada tahun 2020",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "14.5.1* ",
  "Column2": "Jumlah luas kawasan Konservasi perairan laut",
  "Column3": "Luas kawasan konservasi perairan yang dikelola pusat pada periode waktu tertentu ditambah  dengan Luas kawasan konservasi perairan yang  dikelola daerah pada periode waktu tertentu,  dinyatakan dengan satuan hektar (Ha).",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "15.1 ",
  "Column2": "Pada tahun 2020, menjamin pelestarian, restorasi dan pemanfaatan berkelanjutan dari ekosistem daratan dan perairan darat serta jasa lingkungannya, khususnya ekosistem hutan, lahan basah, pegunungan dan lahan kering, sejalan dengan kewajiban berdasarkan perjanjian internasional.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "15.1.2* ",
  "Column2": "Proporsi situs penting keanekaragaman hayati daratan dan perairan darat dalam kawasan konservasi, berdasarkan jenis ekosistemnya.",
  "Column3": "Proporsi situs penting keanekaragaman hayati dihitung dari perbandingan antara kawasan bernilai konservasi tinggi dengan total luas daratan dikali dengan seratus persen, dinyatakan satuan persen (%).",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "15.3 ",
  "Column2": "Pada tahun 2020, menghentikan penggurunan, memulihkan lahan dan tanah kritis, termasuk lahan yang terkena penggurunan, kekeringan dan banjir, dan berusaha mencapai dunia yang bebas dari lahan terdegradasi.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "15.3.1* ",
  "Column2": "Proporsi lahan yang terdegradasi terhadap luas lahan keseluruhan",
  "Column3": "Lahan yang terdegrdasi terdapat di dalam maupun di luar kawasan hutan. Khusus untuk lahan di luar kawasan hutan, dapat dilihat melalui indikator pelaksanaan konservasi dan rehabilitasi lahan pertanian",
  "Column4": 0,
  "Column5": "94,02"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.1 ",
  "Column2": "Mengembangkan lembaga yang efektif, akuntabel, dan transparan di semua tingkat",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.6.1.(a) ",
  "Column2": "Persentase instansi pemerintah yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).",
  "Column3": "Jumlah instansi pemerintah yang mendapatkan opini WTP dibagi seluruh jumlah instansi pemerintah dikali 100%.",
  "Column4": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.6.1.(b) ",
  "Column2": "Persentase instansi pemerintah dengan skor Sistem Akuntabilias Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) ? B",
  "Column3": "Menginput skor SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Pemerintah Daerah pada tahun yang telah ditentukan.",
  "Column4": "62,84",
  "Column5": "64,00"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.6.1.(c) ",
  "Column2": "Persentase instansi pemerintah dengan Indeks Reformasi Birokrasi (RB) ? B",
  "Column3": "Menginput skor RB (Reformasi Birokrasi) Pemerintah Daerah pada tahun yang telah ditentukan.",
  "Column4": "63,45",
  "Column5": "75,04"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.6.2.(a) ",
  "Column2": "Jumlah Instansi pemerintah dengan tingkat kepatuhan pelayanan publik kategori baik.",
  "Column3": "Berdasarkan Peraturan ombudsman RI No.22 Tahun 2016 tentang Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik Pasal 15, Instansi Pemerintahan dengan kategori baik adalah instansi pemerintah dengan kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik atau kategori zona hijau.",
  "Column4": 27,
  "Column5": 27
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.9 ",
  "Column2": "Pada tahun 2030, memberikan identitas yang syah bagi semua, termasuk pencatatan kelahiran.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.9.1* ",
  "Column2": "Proporsi anak umur di bawah 5 tahun yang kelahirannya dicatat oleh lembaga pencatatan sipil, menurut umur.",
  "Column3": "Jumlah anak umur di bawah 5 tahun yang memiliki akta kelahiran dibagi dengan jumlah anak umur di bawah 5 tahun dikalikan 100%.",
  "Column4": "99,46",
  "Column5": "99,72"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.9.1.(b) ",
  "Column2": "Persentase cakupan kepemilikan akta kelahiran pada penduduk 0-17 tahun",
  "Column3": "Jumlah anak umur 0-17 tahun yang memiliki akta kelahiran\ndibagi dengan jumlah anak umur 0-17 tahun dikalikan 100%",
  "Column4": "99,41",
  "Column5": "99,53"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.1 ",
  "Column2": "Kebijakan Pendukung Pelaksanaan SDGs",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.1) ",
  "Column2": "Rencana Aksi Daerah (RAD) terkait program SDGs",
  "Column3": "Ada\/tidak.\nDapat berupa: \nMatriks TPB menempel pada RAD SDGs provinsi \/ RAD TPB daerah dibuat terpisah",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.2) ",
  "Column2": "Laporan Tahunan SDGs",
  "Column3": "Laporan tahunan SDGs berisi informasi terkait capaian dari pelaksanaan program SDGs yang sudah ditetapkan pada tahun anggaran terlapor.",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.3) ",
  "Column2": "Peraturan daerah yang masih berlaku terkait pelaksanaan SDGs",
  "Column3": "Seluruh regulasi yang berkaitan dengan program pelaksanaan SDGs di tingkat kota pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.4) ",
  "Column2": "SK Penunjukan kesekretariatan SDGs yang masih berlaku",
  "Column3": "Surat keputusan dari Pemerintah Kota terkait pembentukan sekretariat SDG yang sudah atau sedang dalam tahap pengesahan serta mendukung kegiatan kesekretariatan SDGs pada kota di tahun pelaporan.",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.5) ",
  "Column2": "Komposisi kesekretariatan SDGs dan komitenya: wakil pemerintah, LSM, bisnis, dan akademisi.",
  "Column3": "Ada\/tidak. Bukti pengisian indikator dapat berupa: SK Penunjukan kesekretariatan TPB\/SDGs yang berlaku pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16) ",
  "Column2": "Mengidentifikasi dan mengelola dampak SDGs",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.11 ",
  "Column2": "Rapat evaluasi akhir tahun capaian TPB",
  "Column3": "Rapat evaluasi akhir tahun diadakan"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.11) ",
  "Column2": "Rapat evaluasi akhir tahun diadakan",
  "Column3": "Dilakukannya rapat evaluasi akhir untuk melaporkan dan mengukur capaian SDGs di kota pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "Tidak Ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.9) ",
  "Column2": "Apakah ada rapat koordinasi reguler terkait pelaksanaan SDGs?",
  "Column3": "Ada\/tidak, sebutkan frekuensi rapat per tahun",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.10) ",
  "Column2": "Berapa persentase kehadiran stuktur dan tata kelola di dalam rapat koordinasi?",
  "Column3": "Persentase kehadiran struktur dan tata kelola SDGs di dalam rapat koordinasi keseluruhan",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.12 ",
  "Column2": "Keefektifan proses manajemen risiko",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.12) ",
  "Column2": "Laporan Tahunan SDGs dibahas bersama\/dilaporkan kepada Bupati\/Walikota",
  "Column3": "Ya\/tidak\nDisertai dengan unggahan rencana kerja dan anggaran biaya, serta tercapai\/tidak, dan bukti rapat (risalah, daftar hadir).\"",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.13) ",
  "Column2": "Laporan Tahunan SDGs dibahas bersama\/dilaporkan kepada Bappeda Provinsi",
  "Column3": "Ya\/tidak. Disertai dengan unggahan rencana kerja dan anggaran biaya, serta tercapai\/tidak, dan bukti rapat (risalah, daftar hadir).\"",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.14 ",
  "Column2": "Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti-korupsi",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.14) ",
  "Column2": "Adanya pakta integritas tentang kebijakan dan prosedur anti-korupsi",
  "Column3": "Tersedianya pernyataan janji\/komitmen dari setiap pegawai tingkat kota untuk menaati kebijakan dan prosedur anti-korupsi yang dibuat pada tahun pelaporan.",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.15 ",
  "Column2": "Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.15) ",
  "Column2": "Jumlah aduan terkait insiden korupsi ditangani.",
  "Column3": "Persentase aduan korupsi tertangani terhadap total insiden korupsi.",
  "Column4": 0,
  "Column5": 0
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.16) ",
  "Column2": "Jumlah total insiden yang terbukti yang mengakibatkan pegawai diberikan sanksi karena korupsi",
  "Column3": "Terbukti apabila ditemukan bukti konkret yang dapat memberatkan pegawai yang telah melakukan tindak pidana korupsi sehingga dinyatakan bersalah dan diberi sanksi baik ringan maupun berat.",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.17) ",
  "Column2": "Jumlah total insiden yang terbukti yang mengakibatkan pegawai diberhentikan karena korupsi",
  "Column3": "Terbukti apabila ditemukan bukti konkret yang dapat memberatkan pegawai yang telah melakukan tindak pidana korupsi sehingga dinyatakan bersalah dan diberhentikan dari pekerjaannya.",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.1 ",
  "Column2": "Secara signifikan mengurangi segala bentuk kekerasan dan terkait angka kematian dimana pun.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.1.1.(a) ",
  "Column2": "Jumlah kasus kejahatan pembunuhan pada satu tahun terakhir.",
  "Column3": "Jumlah kasus kejahatan pembunuhan yang diukur adalah dalam kurun waktu satu tahun terakhir atau 12 bulan terakhir",
  "Column4": 0,
  "Column5": 1
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.3 ",
  "Column2": "Menggalakkan negara berdasarkan hukum di tingkat nasional dan internasional dan menjamin akses yang sama terhadap keadilan bagi semua.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.3.1.(b) ",
  "Column2": "Persentase orang miskin yang menerima bantuan hukum litigasi dan nonlitigasi",
  "Column3": "Jumlah orang miskin yang memperoleh bantuan hukum litigasi sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dalam kurun waktu 12 bulan terakhir dibagi jumlah pemohon bantuan hukum litigasi dalam 12 bulan terakhir dikali 100%.",
  "Column4": 100,
  "Column5": 100
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.7 ",
  "Column2": "Menjamin pengambilan keputusan yang responsif, inklusif, partisipatif dan representatif di setiap tingkatan.",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.7.1.(a) ",
  "Column2": "Persentase keterwakilan perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)",
  "Column3": "Jumlah perempuan anggota DPRD kabupaten\/ kota dibagi dengan jumlah seluruh anggota DPRD kabupaten\/kota dikalikan 100%.",
  "Column4": 20,
  "Column5": 20
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.6) ",
  "Column2": "Komposisi kesekretariatan SDGs dan komitenya berdasarkan:",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.6) ",
  "Column2": "Rasio Gender wakil yang ditunjuk dalam SK kesekretariatan SDGs",
  "Column3": "Persentase perempuan yang terlibat dalam kesekretaritan SDGs terhadap jumlah anggota kesekretariatan SDGs",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.7 ",
  "Column2": "Ketua kesekretariatan SDGs",
  "Column3": "-"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "16.7 ",
  "Column2": "Ketua kesekretariatan SDGs",
  "Column3": "Pelaksanaan Kesekretariatan SDGs"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.7) ",
  "Column2": "Ketua kesekretariatan SDGs: Kepala BAPPEDA\/ SEKDA \/ setara",
  "Column3": "Ada\/tidak. Bukti pengisian indikator dapat berupa surat penetapan ketua kesekretariatan SDGs.",
  "Column4": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (16.8) ",
  "Column2": "Ketua pelaksana harian kesekretriatan SDGs setara Jabatan Fungsional",
  "Column3": "Ada\/tidak. Bukti pengisian indikator dapat berupa surat penetapan ketua kesekretariatan SDGs.",
  "Column4": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.A ",
  "Column2": "Memperkuat mobilisasi sumber daya domestik, termasuk melalui dukungan internasional kepada negara berkembang, untuk meningkatkan kapasitas lokal bagi pengumpulan pajak dan pendapatan lainnya."
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.1.1* ",
  "Column2": "Total pendapatan pemerintah sebagai proporsi terhadap PDB menurut sumbernya.",
  "Column3": "Jumlah penerimaan perpajakan ditambah dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ditambah dengan hibah dibagi dengan Produk Domestik Bruto (PDB) dikalikan 100%.",
  "Column4": "12,54",
  "Column5": "12,68"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.1.1.(a) ",
  "Column2": "Rasio penerimaan pajak terhadap PDB.",
  "Column3": "Total penerimaan pajak pemerintah pusat dibagi dengan PDB dikali dengan 100%.",
  "Column4": "0,170",
  "Column5": "0,180"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.1.2* ",
  "Column2": "Proporsi anggaran daerah yang didanai oleh pajak daerah.",
  "Column3": "Total pajak daerah dibagi dengan total belanja daerah dikalikan 100%.",
  "Column4": "1,34",
  "Column5": "1,46"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.B ",
  "Column2": "Investasi infrastruktur dan dukungan layanan"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.B.1 ",
  "Column2": "Persentase alokasi anggaran daerah untuk infrastruktur (baru\/renovasi) yang mendukung layanan SDGs"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.1) ",
  "Column2": "pendidikan",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan infrastruktur pendidikan dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.2) ",
  "Column2": "kesehatan",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan infrastruktur kesehatan dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.3) ",
  "Column2": "pasar rakyat",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan infrastruktur pasar rakyat dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.4) ",
  "Column2": "sarana transportasi umum (jalan)",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan infrastruktur sarana transporatasi umum (jalan) dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.5) ",
  "Column2": "energi bersih terbarukan (misal: solar panel di kantor pemerintah; ganti mobil\/motor listrik\/bis BBG; untuk PJU (penerangan jalanan umum), untuk WTE (waste to energi))",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan investasi infrastruktur dan dukungan layanan untuk energi bersih terbarukan, penerangan jalanan umum, dan waste to energy (WTU) dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.6) ",
  "Column2": "sarana pengolahan limbah",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan infrastruktur sarana pengolahan limbah dan sampah rumah tangga dibagi total RABD per tahun pelaporan.\n\nSarana persampahan: \"open dumping only\" \/ \"controlled landfill\" \/ \"sanitary landfill\"",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.7) ",
  "Column2": "konservasi sumber air",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan infrastruktur konservasi sumber air dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.8) ",
  "Column2": "hutan kota",
  "Column3": "total dana untuk pengembangan hutan kota dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.9) ",
  "Column2": "Persentase alokasi khusus untuk konservasi gedung bersejarah \/ warisan budaya",
  "Column3": "total dana untuk konservasi gedung bersejarah\/warisan budaya dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "ada",
  "Column5": "ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "GRI 2-22 (17.10) ",
  "Column2": "Persentase investasi infrastruktur untuk layanan publik dalam kemitraan dengan sektor swasta\/LSM",
  "Column3": "total dana untuklayanan publik dan kemitraan dengan sektor swasda\/LSM dibagi total RABD per tahun pelaporan",
  "Column4": "tidak ada",
  "Column5": "tidak ada"
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.C ",
  "Column2": "Mengoperasionalisasikan secara penuh bank teknologi dan sains, mekanisme pembangunan kapasitas teknologi dan inovasi untuk negara kurang berkembang pada tahun 2017 dan meningkatkan penggunaan teknologi yang memampukan, khususnya teknologi informasi dan komunikasi."
 },
 {
  "CAPAIAN SDGS 2023-2024": "17.8.1* ",
  "Column2": "Perbandingan pengguna internet dengan total jumlah penduduk",
  "Column3": "Jumlah pengguna internet per total penduduk, dinyatakan dalam persen (%)",
  "Column4": "72,19",
  "Column5": "76,67"
 }
